Sabtu, 15 Januari 2011

CARA CHECK HP ANDA ASLI ATAU TIDAK?

BANYAK counter yang menawarkan Handphone (Hp) dengan harga berfariasi dari murah hingga mahal. Semua Hp yang ditawarkan itu diklaim sebagai Hp asli. Namun benarkah demikian?

Untuk mengecek apakah Hp tersebut asli atau berkualitas baik atau buruk, bisa kita cek dan lakukan sendiri dengan cara mudah. Mau tahu bagaimana caranya?

Dial *#06#
Setelah menekan nomor diatas, akan tampil nomor imei (International Mobile Equipment Identity) dari HP anda.

Setelah itu, akan muncul sejumlah nomor. Kini, periksalah digit ke-7 dan ke-8 dari nomor imei tersebut.

* Jika nomor pada digit tersebut adalah 02 atau 20
berarti HP anda di buat di Emirat Arab yang berarti kualitas JELEK…

* Jika nomor pada digit tersebut adalah 08 atau 80
berarti HP anda di buat di German yang berarti kualitas TIDAK TERLALU BURUK…

* Jika nomor pada digit tersebut adalah 01 atau 10
berarti HP anda di buat di Finlandia yang berarti kualitas BAGUS…

* Jika nomor pada digit tersebut adalah 00
berarti HP anda ASLI yang berarti kualitas TERBAIK …

Namun, ada beberapa HP CDMA yang tidak berfungsi untuk cara ini.

Selamat mencobanya.

Benarkah Facebook Akan Ditutup? Ini Jawaban Pendirinya!

Benarkah Facebook Akan Ditutup? Ini Jawaban Pendirinya!


Isu yang beredar mengenai penutupan Facebook pada 31 Mei 2010 jam 13.23 yang sempat beredar luas di kalangan pengguna BB sempat meresahkan pengguna Facebook. Berita yang belum diketahui kebenarannya itu beredar via BBM (BlackBerry Messenger), aplikasi chat bawaan BlackBerry.

“Kabar ini bukan sekedar informasi! Jika kamu mempunyai foto yang pribadi, silahkan simpan. Tidak ada lagi Facebook, ini nyata!”, demikian bunyi pesan singkat itu. Diluar benar tidaknya isu penutupan tersebut, ada berita mengejutkan yang bisa jadi menjawab isu yang beredar saat ini.

Mark Mengaku Salah
Mark Zuckerberg selaku pendiri Facebook mengaku tidak terlalu ambil pusing dengan tuntutan agar Facebook lebih memperhatikan sistem keamanan pemilik akun. Namun, sikap lelaki 26 tahun itu saat ini berubah. Mark mengumumkan akan memperbaiki kontrol privasi situs jejearing sosial tersebut.

Dalam surat terbuka kepada harian The Washington Post, Zuckerberg mengakui melakukan kesilapan untuk masalah privasi. Dia menambahkan, kontrol privasi Facebook nanti sederhana dan mencakup cara menghindari masuknya pihak yang tidak diinginkan dalam akun pengguna.

Mengapa Perlu Kontrol Keamanan?
Facebook yang kini memiliki lebih dari 400juta anggota, mendapat kritikan pedas dari ahli-ahli kemanan. Bagaimana tidak, seseorang dengan mudah bisa mengakses detail seperti tempat tinggal, nomor telepon hingga daftar teman. Apakah pengakuan Marck yang akan memperbaiki bahaya di sistem kemananan Facebook menjawab isu penutupan Facebook? Benarkah Facebook akan ditutup?

Apa Hubungannya?
Banyak pembaca setia Gugling.com yang menanyakan hubungan antara isu penutupan Facebook pada 31 Mei 2010 besok dengan pengakuan Mark yang akan memperbaiki sistem keamanan. Secara tidak langsung pengakuan Mark bisa jadi menjawab isu yang belum diketahui kebenarannya tersebut. Logikanya, jika Facebook hendak ditutup besok, mengapa Mark repot-repot mengaku salah dan hendak memperbaiki keamanan daripada situs jejaring sosial yang populer ini?

Simpang Siur
Berita di internet yang beredar saat ini, bisa jadi hanya isu yang tidak benar. Apalagi informan kami mendapatkan info bahwa bisa jadi tanggal 31 Mei 2010 besok bukanlah hari dimana Facebook berakhir, namun hanyalah merupakan 1 hari peringatan baru sedunia yang disebut: “Hari Tanpa Facebook Sedunia” yang akan diperingati tiap tahunnya, dimulai dari besok.
Benarkah Facebook Akan Ditutup? Ini Jawaban Pendirinya!





Isu yang beredar mengenai penutupan Facebook pada 31 Mei 2010 jam 13.23 yang sempat beredar luas di kalangan pengguna BB sempat meresahkan pengguna Facebook. Berita yang belum diketahui kebenarannya itu beredar via BBM (BlackBerry Messenger), aplikasi chat bawaan BlackBerry.

“Kabar ini bukan sekedar informasi! Jika kamu mempunyai foto yang pribadi, silahkan simpan. Tidak ada lagi Facebook, ini nyata!”, demikian bunyi pesan singkat itu. Diluar benar tidaknya isu penutupan tersebut, ada berita mengejutkan yang bisa jadi menjawab isu yang beredar saat ini.

Mark Mengaku Salah
Mark Zuckerberg selaku pendiri Facebook mengaku tidak terlalu ambil pusing dengan tuntutan agar Facebook lebih memperhatikan sistem keamanan pemilik akun. Namun, sikap lelaki 26 tahun itu saat ini berubah. Mark mengumumkan akan memperbaiki kontrol privasi situs jejearing sosial tersebut.

Dalam surat terbuka kepada harian The Washington Post, Zuckerberg mengakui melakukan kesilapan untuk masalah privasi. Dia menambahkan, kontrol privasi Facebook nanti sederhana dan mencakup cara menghindari masuknya pihak yang tidak diinginkan dalam akun pengguna.

Mengapa Perlu Kontrol Keamanan?
Facebook yang kini memiliki lebih dari 400juta anggota, mendapat kritikan pedas dari ahli-ahli kemanan. Bagaimana tidak, seseorang dengan mudah bisa mengakses detail seperti tempat tinggal, nomor telepon hingga daftar teman. Apakah pengakuan Marck yang akan memperbaiki bahaya di sistem kemananan Facebook menjawab isu penutupan Facebook? Benarkah Facebook akan ditutup?

Apa Hubungannya?
Banyak pembaca setia Gugling.com yang menanyakan hubungan antara isu penutupan Facebook pada 31 Mei 2010 besok dengan pengakuan Mark yang akan memperbaiki sistem keamanan. Secara tidak langsung pengakuan Mark bisa jadi menjawab isu yang belum diketahui kebenarannya tersebut. Logikanya, jika Facebook hendak ditutup besok, mengapa Mark repot-repot mengaku salah dan hendak memperbaiki keamanan daripada situs jejaring sosial yang populer ini?

Simpang Siur
Berita di internet yang beredar saat ini, bisa jadi hanya isu yang tidak benar. Apalagi informan kami mendapatkan info bahwa bisa jadi tanggal 31 Mei 2010 besok bukanlah hari dimana Facebook berakhir, namun hanyalah merupakan 1 hari peringatan baru sedunia yang disebut: “Hari Tanpa Facebook Sedunia” yang akan diperingati tiap tahunnya, dimulai dari besok.

Selasa, 11 Januari 2011

CARA CHECK HP ANDA ASLI ATAU TIDAK?




BANYAK counter yang menawarkan Handphone (Hp) dengan harga berfariasi dari murah hingga mahal. Semua Hp yang ditawarkan itu diklaim sebagai Hp asli. Namun benarkah demikian?

Untuk mengecek apakah Hp tersebut asli atau berkualitas baik atau buruk, bisa kita cek dan lakukan sendiri dengan cara mudah. Mau tahu bagaimana caranya?

Dial *#06#
Setelah menekan nomor diatas, akan tampil nomor imei (International Mobile Equipment Identity) dari HP anda.

Setelah itu, akan muncul sejumlah nomor. Kini, periksalah digit ke-7 dan ke-8 dari nomor imei tersebut.

* Jika nomor pada digit tersebut adalah 02 atau 20
berarti HP anda di buat di Emirat Arab yang berarti kualitas JELEK…

* Jika nomor pada digit tersebut adalah 08 atau 80
berarti HP anda di buat di German yang berarti kualitas TIDAK TERLALU BURUK…

* Jika nomor pada digit tersebut adalah 01 atau 10
berarti HP anda di buat di Finlandia yang berarti kualitas BAGUS…

* Jika nomor pada digit tersebut adalah 00
berarti HP anda ASLI yang berarti kualitas TERBAIK …

Namun, ada beberapa HP CDMA yang tidak berfungsi untuk cara ini.

Selamat mencobanya.

Jumat, 07 Januari 2011

Mencegah Penyebaran Virus Komputer Dengan Mematikan Autorun

Mencegah Penyebaran Virus Komputer Dengan Mematikan Autorun

 

 

terinfeksi oleh virus melalui flassh disk, Removable disk menjadi media tempat menyebarkan virus setelah flooppy disk tidak populer lagi. Virus virus lokal memanfaatkan flashdisk dan memory card untuk menyebar dan menginfeksi komputer karena removable disk merupakan media yang populer digunakan untuk menyimpan dan pindah data. Berhati-hatilah menggunakan flashdisk apalagi flashdisk yang tidak jelas asal usulnya sebaiknya sebelum di akses di scan dulu dengan menggunakan antivirus yang uptodate. Jika antivirus tidak memungkinkan untuk di update selalu apalagi tidak mempunyai koneksi internet tentu tidak bisa mengupdatenya. Untuk itu bisa dengan jalan mendisable autorun CD dan Flashdisk. Virus bekerja dengan mengcopykan dirinya ke dalam flashdisk dan membuat attribute hidden sehingga tersembunyi. Untuk mengakses file virus ini dengan cara membuat subroutin pada flashdisk tersebut dengan memanfaatkan fasilitas file autorun.inf hampir sama fungsinya dengan autoexec.bat pada harddisk.
Disaat flashdisk dipasangkan di USB, system akan mencari file
autorun.inf ini, jika file ditemukan system akan secara otomatis
menjalankan daftar file yang terdapat pada file autorun tersebut.
Autorun ini bisa kita non aktifkan dengan cara mengubah nilai yang
terdapat pada registry. Nah disini saya mau memberikan beberapa tips agar virus yang ada di flash disk tidak bisa menginfeksi komputer kita saat kita colokkan ke komputer. tips-tips yang saya berikan ini telah terbukti mampu menjaga komputer saya aman dari virus yang ada sekarang ini.
1. Non-aktifkan Fitur Autoplay

Cara Pertama:

(catatan: setelah fitur autorun dinonaktifkan,saat mencolok flash disk atau memasukkan cd/DVD ke cd/DVD ROm, maka gak akan nongol lagi jendela autoplay, untuk melihat isinya kita harus klik kanan pada my computer n pilih explore untuk melihat isinya). 99% virus menggunakan fitur ini (autorun.inf) untuk menyebarkan dirinya, jika fitur AUTOPLAY aktif, maka saat flashdisk atau cd program yang ada virusnya dihubungkan ke sebuah PC, maka virus akan otomatis berjalan.
Untuk mematikan fitur ini, klik
Run (win+R) pada start menu kemudian ketik gpedit.msc.
* Computer configuration > Administrative Templates > system > turn off auto-play > pilih enabled All drives
* User configuration > Administrative Templates > system > turn off auto-play > pilih enabled All drives.
Cara Kedua:
WINDOWS 95/98/ME
1. Buka System
properties. Caranya: Buka My Computer > Klik Kanan > Properties.
2.
Pilih Device Manager tab.
3. Kemudian pilih CD-ROM folder.
4.
Pilih Properties.
5. Select the Settings tab.
6. Turn on or off the Auto insert notification option.
7. Klik OK.
8. Klik OK
WINDOWS NT/2000
1. Start RegEdit dengan cara: Klik Start >
Run > Ketik: regedit (regedt32.exe).
2. Cari HKEY_LOCAL_MACHINE/System/CurrentControlSet/Services/Cdrom.
3.
Ganti nilai Autorun value to ’1′ untuk mengaktifkan autorn, and ’0′
untuk mematikan autorun.
4. tutup RegEdit
WINDOWS XP
1.
Buka Windows Explorer (Tombol Windows + “e”).
2. Klik kanan CD-ROM
mu dan pilih Properties
3. Pilih Tabulasi AutoPlay
4. Select each item from the pulldown list and for the Action to perform, select “Take no action” to disable autorun, or pick the apporpriate action to take if enabling autorun.
5.
Klik OK.
2. Blok File Executable pada External Device
File executable itu adalah file yang berekstensi *.exe *.msi *.pif *.scr *.bat *.cmd *.vbs, dan sebagainya. virus juga adalah sebuah file executable. Jadi kalau kita gunakan cara ini, virus dalam flasdisk tidak akan bisa berjalan.
  1. Masuk control panel > Administrative Tools > Local Security
    Policy > Security settings > klik kanan pada Software Restriction
    Policies.
  2. Kemudian pilih tabulasi bagian Additional Rules.
  3. Klik Kanan pada jendela sebelah kanan lalu pilih New Path Rule.
  4. Pada form yang tersedia, klik browse atau ketik huruf drive flashdisk kamu. Contoh “F:\” (tanpa tanda petik). F adalah huruf drivenya. Ganti F dengan huruf lain yang mewakili drive flashdisk kamu lalu pilih disallowed pada opsi dibawahnya.
3. Restart PC
oke dech, sekian dulu postingan saya soal virus, tar mudah-mudahan ada sambungannya lagi.

Mencegah Penyebaran Virus Komputer Dengan Mematikan Autorun

 

Terinfeksi oleh virus melalui flassh disk, Removable disk menjadi media tempat menyebarkan virus setelah flooppy disk tidak populer lagi. Virus virus lokal memanfaatkan flashdisk dan memory card untuk menyebar dan menginfeksi komputer karena removable disk merupakan media yang populer digunakan untuk menyimpan dan pindah data. Berhati-hatilah menggunakan flashdisk apalagi flashdisk yang tidak jelas asal usulnya sebaiknya sebelum di akses di scan dulu dengan menggunakan antivirus yang uptodate. Jika antivirus tidak memungkinkan untuk di update selalu apalagi tidak mempunyai koneksi internet tentu tidak bisa mengupdatenya. Untuk itu bisa dengan jalan mendisable autorun CD dan Flashdisk. Virus bekerja dengan mengcopykan dirinya ke dalam flashdisk dan membuat attribute hidden sehingga tersembunyi. Untuk mengakses file virus ini dengan cara membuat subroutin pada flashdisk tersebut dengan memanfaatkan fasilitas file autorun.inf hampir sama fungsinya dengan autoexec.bat pada harddisk.
Disaat flashdisk dipasangkan di USB, system akan mencari file
autorun.inf ini, jika file ditemukan system akan secara otomatis
menjalankan daftar file yang terdapat pada file autorun tersebut.
Autorun ini bisa kita non aktifkan dengan cara mengubah nilai yang
terdapat pada registry.
Nah disini saya mau memberikan beberapa tips agar virus yang ada di flash disk tidak bisa menginfeksi komputer kita saat kita colokkan ke komputer. tips-tips yang saya berikan ini telah terbukti mampu menjaga komputer saya aman dari virus yang ada sekarang ini.
1. Non-aktifkan Fitur Autoplay

Cara Pertama:

(catatan: setelah fitur autorun dinonaktifkan,saat mencolok flash disk atau memasukkan cd/DVD ke cd/DVD ROm, maka gak akan nongol lagi jendela autoplay, untuk melihat isinya kita harus klik kanan pada my computer n pilih explore untuk melihat isinya). 99% virus menggunakan fitur ini (autorun.inf) untuk menyebarkan dirinya, jika fitur AUTOPLAY aktif, maka saat flashdisk atau cd program yang ada virusnya dihubungkan ke sebuah PC, maka virus akan otomatis berjalan.
Untuk mematikan fitur ini, klik
Run (win+R) pada start menu kemudian ketik gpedit.msc.
* Computer configuration > Administrative Templates > system > turn off auto-play > pilih enabled All drives
* User configuration > Administrative Templates > system > turn off auto-play > pilih enabled All drives.
Cara Kedua:
WINDOWS 95/98/ME
1. Buka System
properties. Caranya: Buka My Computer > Klik Kanan > Properties.
2.
Pilih Device Manager tab.
3. Kemudian pilih CD-ROM folder.
4.
Pilih Properties.
5. Select the Settings tab.
6. Turn on or off the Auto insert notification option.
7. Klik OK.
8. Klik OK
WINDOWS NT/2000
1. Start RegEdit dengan cara: Klik Start >
Run > Ketik: regedit (regedt32.exe).
2. Cari HKEY_LOCAL_MACHINE/System/CurrentControlSet/Services/Cdrom.
3.
Ganti nilai Autorun value to ’1′ untuk mengaktifkan autorn, and ’0′
untuk mematikan autorun.
4. tutup RegEdit
WINDOWS XP
1.
Buka Windows Explorer (Tombol Windows + “e”).
2. Klik kanan CD-ROM
mu dan pilih Properties
3. Pilih Tabulasi AutoPlay
4. Select each item from the pulldown list and for the Action to perform, select “Take no action” to disable autorun, or pick the apporpriate action to take if enabling autorun.
5.
Klik OK.
2. Blok File Executable pada External Device
File executable itu adalah file yang berekstensi *.exe *.msi *.pif *.scr *.bat *.cmd *.vbs, dan sebagainya. virus juga adalah sebuah file executable. Jadi kalau kita gunakan cara ini, virus dalam flasdisk tidak akan bisa berjalan.
  1. Masuk control panel > Administrative Tools > Local Security
    Policy > Security settings > klik kanan pada Software Restriction
    Policies.
  2. Kemudian pilih tabulasi bagian Additional Rules.
  3. Klik Kanan pada jendela sebelah kanan lalu pilih New Path Rule.
  4. Pada form yang tersedia, klik browse atau ketik huruf drive flashdisk kamu. Contoh “F:\” (tanpa tanda petik). F adalah huruf drivenya. Ganti F dengan huruf lain yang mewakili drive flashdisk kamu lalu pilih disallowed pada opsi dibawahnya.
3. Restart PC
oke dech, sekian dulu postingan saya soal virus, tar mudah-mudahan ada sambungannya lagi.

Tips



Mencegah Penyebaran Virus Komputer Dengan Mematikan Autorun


Terinfeksi oleh virus melalui flassh disk, Removable disk menjadi media tempat menyebarkan virus setelah flooppy disk tidak populer lagi. Virus virus lokal memanfaatkan flashdisk dan memory card untuk menyebar dan menginfeksi komputer karena removable disk merupakan media yang populer digunakan untuk menyimpan dan pindah data. Berhati-hatilah menggunakan flashdisk apalagi flashdisk yang tidak jelas asal usulnya sebaiknya sebelum di akses di scan dulu dengan menggunakan antivirus yang uptodate. Jika antivirus tidak memungkinkan untuk di update selalu apalagi tidak mempunyai koneksi internet tentu tidak bisa mengupdatenya. Untuk itu bisa dengan jalan mendisable autorun CD dan Flashdisk. Virus bekerja dengan mengcopykan dirinya ke dalam flashdisk dan membuat attribute hidden sehingga tersembunyi. Untuk mengakses file virus ini dengan cara membuat subroutin pada flashdisk tersebut dengan memanfaatkan fasilitas file autorun.inf hampir sama fungsinya dengan autoexec.bat pada harddisk.
Disaat flashdisk dipasangkan di USB, system akan mencari file
autorun.inf ini, jika file ditemukan system akan secara otomatis
menjalankan daftar file yang terdapat pada file autorun tersebut.
Autorun ini bisa kita non aktifkan dengan cara mengubah nilai yang
terdapat pada registry. Nah disini saya mau memberikan beberapa tips agar virus yang ada di flash disk tidak bisa menginfeksi komputer kita saat kita colokkan ke komputer. tips-tips yang saya berikan ini telah terbukti mampu menjaga komputer saya aman dari virus yang ada sekarang ini.
1. Non-aktifkan Fitur Autoplay

Cara Pertama:

(catatan: setelah fitur autorun dinonaktifkan,saat mencolok flash disk atau memasukkan cd/DVD ke cd/DVD ROm, maka gak akan nongol lagi jendela autoplay, untuk melihat isinya kita harus klik kanan pada my computer n pilih explore untuk melihat isinya). 99% virus menggunakan fitur ini (autorun.inf) untuk menyebarkan dirinya, jika fitur AUTOPLAY aktif, maka saat flashdisk atau cd program yang ada virusnya dihubungkan ke sebuah PC, maka virus akan otomatis berjalan.
Untuk mematikan fitur ini, klik
Run (win+R) pada start menu kemudian ketik gpedit.msc.
* Computer configuration > Administrative Templates > system > turn off auto-play > pilih enabled All drives
* User configuration > Administrative Templates > system > turn off auto-play > pilih enabled All drives.
Cara Kedua:
WINDOWS 95/98/ME
1. Buka System
properties. Caranya: Buka My Computer > Klik Kanan > Properties.
2.
Pilih Device Manager tab.
3. Kemudian pilih CD-ROM folder.
4.
Pilih Properties.
5. Select the Settings tab.
6. Turn on or off the Auto insert notification option.
7. Klik OK.
8. Klik OK
WINDOWS NT/2000
1. Start RegEdit dengan cara: Klik Start >
Run > Ketik: regedit (regedt32.exe).
2. Cari HKEY_LOCAL_MACHINE/System/CurrentControlSet/Services/Cdrom.
3.
Ganti nilai Autorun value to ’1′ untuk mengaktifkan autorn, and ’0′
untuk mematikan autorun.
4. tutup RegEdit
WINDOWS XP
1.
Buka Windows Explorer (Tombol Windows + “e”).
2. Klik kanan CD-ROM
mu dan pilih Properties
3. Pilih Tabulasi AutoPlay
4. Select each item from the pulldown list and for the Action to perform, select “Take no action” to disable autorun, or pick the apporpriate action to take if enabling autorun.
5.
Klik OK.
2. Blok File Executable pada External Device
File executable itu adalah file yang berekstensi *.exe *.msi *.pif *.scr *.bat *.cmd *.vbs, dan sebagainya. virus juga adalah sebuah file executable. Jadi kalau kita gunakan cara ini, virus dalam flasdisk tidak akan bisa berjalan.
  1. Masuk control panel > Administrative Tools > Local Security
    Policy > Security settings > klik kanan pada Software Restriction
    Policies.
  2. Kemudian pilih tabulasi bagian Additional Rules.
  3. Klik Kanan pada jendela sebelah kanan lalu pilih New Path Rule.
  4. Pada form yang tersedia, klik browse atau ketik huruf drive flashdisk kamu. Contoh “F:\” (tanpa tanda petik). F adalah huruf drivenya. Ganti F dengan huruf lain yang mewakili drive flashdisk kamu lalu pilih disallowed pada opsi dibawahnya.
3. Restart PC
oke dech, sekian dulu postingan saya soal virus, tar mudah-mudahan ada sambungannya lagi