Kamis, 14 April 2011
Zarmina yang merupakan Planet Kembaran Bumi
Kapal Enterprise itu berputar. Mengitari planet jingga yang diselimuti awan tipis. Nama planet itu Fotialla. Setelah agak dekat, Kapten James Kirk turun ke permukaan. Sang komandan meluncur dengan teknologi teleportasi. Sementara, kemudi kapal diambil alih Mr Spock. Yang mereka tahu, Fotialla atau planet M-113, adalah planet tua dengan peradaban yang telah mati. Faktanya tidak. Mereka diserang oleh alien buruk rupa yang mampu bersalin wajah seperti manusia. Bahkan alien menyelusup ke dalam Enterprise dan menewaskan beberapa kru kapal.
Ini bukan kisah nyata, melainkan salah satu adegan Star Trek dalam episode 'The Man Trap'. Semua kejadian fiksi itu digambarkan terjadi tahun 1513.1. Di skenarionya, Fotialla dikategorikan sebagai Planet kelas-M. Planet jenis ini memiliki atmosfer dengan kandungan oksigen, nitrogen, dan air yang berlimpah.
Dalam dunia nyata, klasifikasi planet kelas-M itu mirip dengan terminologi ilmiah ‘Planet Goldilock.’ Para ahli meramalkan, di planet inilah, manusia suatu saat bisa tinggal.
Akhir September 2010, sekawanan pakar pemburu planet baru, menemukan salah satu planet goldilock. Planet baru itu kemudian diberi nama Gliese 581g.
Tim pemburu yang menemukan Gliese 581g, itu adalah Steven Vogt dari University of California (UC) Santa Cruz, Paul Butler dari Carnegie Institution, Eugenio River dari UCSC, Nader Hagahighipour dari University of Hawaii, Manoa, serta Gregory Henry dan Michael Williamson, dari Tennessee State University.
Planet 581g ini terletak di konstelasi Libra, dalam sistem tata surya bintang kerdil merah (Red Dwarf). Bintang kerdil berwarna merah itu dikatalogkan astronom Jerman Wilhem Gliese, pada tahun 1957. Guna menghormat sang penemu, bintang kerdil merah yang menyerupai matahari itu kemudian diberi nama Gliese 581.
Gliese 581 memiliki sejumlah planet yang mengitarinya, yang kemudian diberi nama Gliese 581 dengan diimbuhi dengan abjad di belakangnya sebagai pembeda.
Planet yang paling dekat dengan bintang induk Gliese 581 diberi nama Gliese 581e, disusul Gliese 581b, dan Gliese 581c. Planet yang berada di posisi keempat adalah planet yang baru ditemukan, Gliese 581g. Dua planet di belakangnya diberi nama Gliese 581d, dan yang terjauh Gliese 581f.
Namun yang kini paling menarik perhatian adalah Gliese 581g. Sebab planet baru itu sangat mirip dengan kondisi bumi.
Steven Vogt, penemu planet itu, kurang sreg dengan nama Gliese 581g. Planet baru ini, katanya, "terlalu cantik untuk diberi nama Gliese 581g." Vogt lebih suka menamainya Zarmina, nama istri Vogt yang tinggal di California.
Mengenal Zarmina Lebih Dekat
Planet ini mirip dengan bumi. Ukurannya lebih besar, sekitar 20 hingga 50 persen lebih besar dari bumi. “Planet ini bisa menampung lebih banyak real estate daripada bumi,” kata Vogt setengah bercanda. Dengan ukuran sebesar itu, Zarmina tentu saja bisa mampu menampung lebih banyak mahluk hidup, termasuk manusia.
Bagaimana keadaan di sana? Zarmina ini memiliki massa 3 hingga 4 kali lebih besar dari massa bumi. Gravitasi di permukaannya juga lebih besar, sekitar 1 hingga 1,5 lebih besar dari gravitasi bumi. Artinya, kalau kalau di bumi bobot Anda 70kg, maka di Zarmina akan melar hingga sekitar 100kg.
Kekuatan gravitasi yang lebih besar itu, membuat Zarmina mampu menahan lapisan atmosfer di permukaannya. Atmosfir memang sangat penting, terutama untuk menjaga tekanan air, agar tetap bisa berwujud cair.
“Dari data yang kami kumpulkan planet ini berada di jarak yang tepat untuk menemukan keberadaan air, dan massa planet ini juga tepat untuk keberadaan atmosfir,” kata Paul Butler, peneliti dari Carnegie Institution of Washington, yang membantu Vogt. Dengan posisi seperti itu, Zarmina mungkin saja bisa dihuni manusia.
Ahli Riset Astronomi Astrofisika dari LAPAN, Profesor Dr. Thomas Djamaludin, menegaskan bahwa setidaknya ada tiga syarat utama sebuah planet bisa dihuni. Yakni sumber panas (matahari), air dan kehidupan organik. Dari indikasi yang ditemukan para ahli, Zarmina sudah memenuhi dua dari tiga syarat tadi.
Jarak Zarmina dengan matahari ( Gliese 581) sekitar 0,15 satuan astronomi (SA). Dan 1 satuan SA setara dengan jarak bumi dengan matahari, atau sekitar 150 juta km.
Artinya, jarak Zarmina dengan mataharinya (Gliese 581) 7 kali lebih dekat daripada jarak bumi ke matahari. Bila bumi memiliki revolusi selama 364 hari, Zarmina hanya memerlukan 37 hari guna menuntaskan sekali putaran di orbitnya.
Karena Gliese 581 jauh lebih kecil dari ukuran matahari yang dikitari bumi, bintang itu tak akan sepanas matahari. Oleh karenanya, suhu rata-rata permukaan Zarmina, diperkirakan berkisar antara -31 hingga -12 derajat Celsius.
Namun temperatur aktual planet ini cukup ekstrim. Bisa sangat panas. Bisa pula sangat dingin. Menurut Vogt, di antara kawasan panas dan dingin, terdapat wilayah terminator.
Pada wilayah terminator yang dilewati garis khatulistiwa, suhunya terasa hangat, seperti di Meksiko atau Ekuador, di mana penghuni di sana masih cukup nyaman mengenakan kaus berlengan.
Di wilayah yang panas, angin akan bertiup dengan kecepatan 30-40 mil per jam. Sementara di tempat yang dingin, angin berhembus dengan kecepatan hingga 10 mil per jam.
Uniknya, lantaran letaknya cukup dekat dengan bintang induk, Zarmina sama sekali tidak melakukan rotasi seperti bumi. Untuk mempertahankan posisinya dari tarikan gravitasi matahari (Gliese 581), posisi Zarmina terkunci.
Permukaan yang menghadap matahari akan tetap mendapat cahaya dan panas, sementara permukaan sebelah belakang akan gelap dan dingin sepanjang masa. Oleh karenanya, di planet itu tidak ada siang dan malam. Bagian yang menghadapi matahari selalu siang dan bagian sebaliknya, malam selalu.
Sejak 11 Tahun Lalu
Penemuan ini adalah hasil jerih payah Steven Vogt dan timnya, yang mengawali penelitian yang disponsori National Science Foundation dan NASA, sejak 11 tahun lalu.
Vogt, adalah Profesor astronomi dan astrofisika yang telah melakukan observasi di berbagai riset UCSC dan University of California Observatories, sejak 1978. Vogt adalah orang yang mendesain spektrometer HIRES, yang digunakan untuk mengukur kecepatan radial sebuah bintang.
Menurut Kepala Observatorium Boscha Lembang, Hakim L Malasan, Vogt adalah salah satu tokoh pionir dalam penemuan planet yang layak huni, selain Prof Michel Mayor dan Didier Queloz yang pada 1995 menemukan planet ekstrasolar (planet-planet di luar tata surya) pertama, di sistem bintang 51 Pegasi.
Penemuan Zarmina sendiri disandarkan pada penelitian-penelitian di Observatorium WM Keck di Mauna Kea, Hawaii, yang dikombinasikan dengan data-data dari Observatorium Geneva Swiss, yang sebelumnya sudah menemukan empat planet Gliese lain.
Ini memang seperti berada di perbatasan antara fiksi dan kenyataan. Para peneliti sendiri tak pernah melihat langsung planet Zarmina melalui teleskop, karena teleskop hanya bisa melihat cahaya dari bintang induk Gliese 581.
Mereka hanya bisa menganalisa adanya planet-planet - termasuk Zarmina, dengan menggunakan spektrometer yang mampu mengukur kecepatan radial bintang Gliese 581.
Gaya tarik menarik antara bintang Gliese 581 dengan Zarmina, menyebabkan bintang induk mengalami pergerakan dan berputar pada orbit yang kecil. Dengan mengamati kecepatan radial itulah, kemudian planet Zarmina terdeteksi dan dapat diperkirakan massa dan orbitnya.
Penemuan Zarmina sendiri dicapai melalui perdebatan dan kompetisi yang cukup seru di kalangan para peneliti. Untuk mengumpulkan data-data, setiap tahun Tim Vogt hanya memiliki 15 hari untuk menggunakan teleskop, yang diantre oleh begitu banyak tim yang meriset berbagai obyek penelitian.
Tim Vogt sempat berkonflik dengan Observatorium Geneva, ketika mereka meminta data-data yang sangat penting. "Saya sempat mengatakan kepada pihak Swiss bahwa ini adalah kerja keras dan dan kita harus melewati tahapan di mana, 'Data kami lebih sempurna dan data Anda tidak, dan seterusnya, dan seterusnya,'" kata Vogt.
Untungnya, Vogt berhasil meyakinkan pihak Swiss untuk membagi data-data guna menuntaskan risetnya. "Saling membantu satu sama lain, adalah cara terbaik untuk menemukan kebenaran," ujarnya.
Planet Habitable Selanjutnya
Penemuan Vogt itu disanjung para ilmuwan ternama. Salah satunya adalah Sara Seager, pakar Eksoplanet (planet-planet di luar tata surya) dari MIT. “Penemuan ini sangat incremental dan monumental,” kata Sara.
Menurutnya, riset-riset yang dilakukannya telah menemukan beberapa planet yang lebih kecil dan letaknya dekat dengan zona yang bisa ditinggali manusia (habitable zone). Tapi, dia melanjutkan, “Ini adalah planet yang benar-benar berada di habitable zone.”
Disanjung begitu rupa, Vogt dan Butler tetap merendah. Penemuan ini, kata Vogt, bukanlah puncak dari pencapaian astronomi. Zarmina, katanya, cuma pemicu awal yang akan membawa ke berbagai penemuan planet-planet Goldilock berikutnya.
"Planet ini begitu dekat, dan kami menemukannya dengan cukup singkat. Boleh jadi, kami akan menemukan yang seperti ini lagi," kata Vogt.
Di luar Zarmina, diperkirakan masih ada lebih dari 400 planet ekstrasolar yang menunggu ditemukan. Namun, seperti kata Profesor Thomas Djamaluddin, penemuan planet-planet habitable saat ini lebih pada tujuan penemuan terhadap kemungkinan adanya kehidupan mahluk cerdas lain selain manusia.
Sementara untuk tujuan untuk membangun koloni manusia di planet tersebut, masih belum terpikirkan. “Itu masih lebih mirip dengan cerita science fiction,” kata Djamaluddin. Sebab, untuk mencapai planet Zarmina yang jauhnya sekitar 20 tahun cahaya (sekitar 200 triliun km), butuh waktu yang sangat lama.
Menurut Vogt, sebuah pesawat luar angkasa berkecepatan sepersepuluh kecepatan cahaya (kecepatan cahaya adalah 300 ribu km per detik), baru akan membawa manusia sampai ke planet itu dalam waktu 220 tahun.
Saat ini, mungkin hanya Kapten Kirk dengan USS Enterprise-nya yang bisa membawa manusia ke Zarmina. Kecepatan aman USS Enterprise yang mencapai 5 Warp (sekitar 100 kali kecepatan cahaya) secara teoritis bisa membelah jarak bumi ke Zarmina hanya dalam tempo kurang dari 2 jam.
Rabu, 16 Maret 2011
7 Efek Bahaya Bila Terkena Bocoran radioaktif pasca tsunami jepang
FOCUS-GLOBAL.CO.CC - Efek dan Bahaya Terkena Bocoran Radioaktif Gempa bumi disertai tsunami yang terjadi di Jepang menimbulkan potensi bahaya baru. Sebab, beberapa pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Jepang mengalami kerusakan. Ancaman bahaya kontaminasi radioaktif akhirnya muncul ke permukaan.
Komplek Reaktor Nuklir
Radioaktif adalah sejenis zat yang berada di permukaan atau di dalam benda padat, cair atau gas yang mana kehadirannya berbahaya bagi tubuh manusia. Radioaktif berasal dari radionuklida (radioisotop) sebuah inti tak stabil akibat energi yang berlebihan.
Menurut situs atomicarchive.com, setidaknya ada tujuh efek yang berbahaya bila tubuh manusia terkena bocoran radioaktif dari PLTN.
1. Rambut: rambut akan menghilang dengan cepat bila terkena radiasi di 200 Rems atau lebih. Rems merupakan satuan dari kekuatan radioaktif.
2. Otak: sel-sel otak tidak akan rusak secara langsung kecuali terkena radiasi berkekuatan 5000 Rems atau lebih. Seperti halnya jantung, radiasi membunuh sel-sel saraf dan pembuluh darah dan dapat menyebabkan kejang dan kematian mendadak.
AP Photo/Itsuo Inouye
3. Kelenjar Gondok: kelenjar tiroid sangat rentan terhadap yodium radioaktif. Dalam jumlah tertentu, yodium radioaktif dapat menghancurkan sebagian atau seluruh bagian tiroid.
4. Sistim Peredaran Darah: ketika seseorang terkena radiasi sekitar 100 Rems, jumlah limfosit darah akan berkurang, sehingga korban lebih rentan terhadap infeksi. Gejala awal ialah seperti penyakit flu. Menurut data saat terjadi ledakan Nagasaki dan Hiroshima, menunjukan gejala dapat bertahan selama 10 tahun dan mungkin memiliki risiko jangka panjang seperti leukimia dan limfoma.
5. Jantung: bila terkena radiasi berkekuatan 1000 sampai 5000 Rems akan mengakibatkan kerusakan langsung pada pembuluh darah dan dapat menyebabkan gagal jantung dan kematian mendadak.
6. Saluran Pencernaan: radiasi dengan kekuatan 200 Rems akan menyebabkan kerusakan pada lapisan saluran usus dan dapat menyebabkan mual, muntah dan diare berdarah.
7. Saluran Reproduksi: saluran reproduksi akan merusak saluran reproduksi cukup dengan kekuatan di bawah 200 Rems. Dalam jangka panjang, korban radiasi akan mengalami kemandulan.
Melihat bahayanya dampak dari radiasi radioaktif ini, pemerintah Jepang langsung menetapkan kondisi siaga menyusul potensi kebocoran radioaktif pada lima reaktor nuklir di dua lokasi. Tiga ribu warga yang tinggal di sekitar reaktor nuklir Fukushima Daiichi dengan radius 10 km langsung dievakuasi.
Sebanyak 14.000 warga yang tinggal di bagian timur laut Jepang masih di lokasi Daiichi, turut juga diungsikan setelah mendapat peringatan dari Tokyo Electric Power Co.
Jepang mempunyai 54 reaktor dan 10 di antaranya telah ditutup terkait bencana gempa dan tsunami yang menimpa wilayahnya. Sebanyak 30 persen pasokan listrik di Jepang berasal dari tenaga nuklir. Laporan: Harwanto Bimo Pratomo (adi)
Komplek Reaktor Nuklir
Radioaktif adalah sejenis zat yang berada di permukaan atau di dalam benda padat, cair atau gas yang mana kehadirannya berbahaya bagi tubuh manusia. Radioaktif berasal dari radionuklida (radioisotop) sebuah inti tak stabil akibat energi yang berlebihan.
Menurut situs atomicarchive.com, setidaknya ada tujuh efek yang berbahaya bila tubuh manusia terkena bocoran radioaktif dari PLTN.
1. Rambut: rambut akan menghilang dengan cepat bila terkena radiasi di 200 Rems atau lebih. Rems merupakan satuan dari kekuatan radioaktif.
2. Otak: sel-sel otak tidak akan rusak secara langsung kecuali terkena radiasi berkekuatan 5000 Rems atau lebih. Seperti halnya jantung, radiasi membunuh sel-sel saraf dan pembuluh darah dan dapat menyebabkan kejang dan kematian mendadak.
AP Photo/Itsuo Inouye
3. Kelenjar Gondok: kelenjar tiroid sangat rentan terhadap yodium radioaktif. Dalam jumlah tertentu, yodium radioaktif dapat menghancurkan sebagian atau seluruh bagian tiroid.
4. Sistim Peredaran Darah: ketika seseorang terkena radiasi sekitar 100 Rems, jumlah limfosit darah akan berkurang, sehingga korban lebih rentan terhadap infeksi. Gejala awal ialah seperti penyakit flu. Menurut data saat terjadi ledakan Nagasaki dan Hiroshima, menunjukan gejala dapat bertahan selama 10 tahun dan mungkin memiliki risiko jangka panjang seperti leukimia dan limfoma.
5. Jantung: bila terkena radiasi berkekuatan 1000 sampai 5000 Rems akan mengakibatkan kerusakan langsung pada pembuluh darah dan dapat menyebabkan gagal jantung dan kematian mendadak.
6. Saluran Pencernaan: radiasi dengan kekuatan 200 Rems akan menyebabkan kerusakan pada lapisan saluran usus dan dapat menyebabkan mual, muntah dan diare berdarah.
7. Saluran Reproduksi: saluran reproduksi akan merusak saluran reproduksi cukup dengan kekuatan di bawah 200 Rems. Dalam jangka panjang, korban radiasi akan mengalami kemandulan.
Melihat bahayanya dampak dari radiasi radioaktif ini, pemerintah Jepang langsung menetapkan kondisi siaga menyusul potensi kebocoran radioaktif pada lima reaktor nuklir di dua lokasi. Tiga ribu warga yang tinggal di sekitar reaktor nuklir Fukushima Daiichi dengan radius 10 km langsung dievakuasi.
Sebanyak 14.000 warga yang tinggal di bagian timur laut Jepang masih di lokasi Daiichi, turut juga diungsikan setelah mendapat peringatan dari Tokyo Electric Power Co.
Jepang mempunyai 54 reaktor dan 10 di antaranya telah ditutup terkait bencana gempa dan tsunami yang menimpa wilayahnya. Sebanyak 30 persen pasokan listrik di Jepang berasal dari tenaga nuklir. Laporan: Harwanto Bimo Pratomo (adi)
Kamis, 03 Maret 2011
Trik Paling Gampang SMS Gratis dengan Facebook
Cerita Seru. Kabar baik bagi SMS mania dan Facebook mania, sekarang anda bisa menggunakan sms gratis via facebook yang dapat digunakan untuk mengirim sms ke seluruh nomor ponsel di penjuru dunia.
Anda hanya perlu menggunakan aplikasi sms facebook yaitu aplikasi ChatSMS.
Cara install aplikasi tersebut yaitu :
- Login ke akun facebook anda
- Klik http://apps.facebook.com/chatsms
- Klik Izinkan
- Klik Cantumkan Ke Dalam Profil agar aplikasi ini masuk ke profil facebook anda, selanjutnya klik Keep
- Geserkan sedikit aplikasi tadi dengan cara di drag nama aplikasi ChatSMS
- Tunggu loadingnya
- Ganti kode negara dari Singapura menjadi Indonesia
- Cantumkan No. HP yg akan di kirimi SMS. Angka 0 sebagai awal dari nomor HP diganti dengan +62 (Kode Indonesia).
- Tulis pesan anda, lalu klik Send SMS
- Selesai.
Sumber : Situs Informasi Internet
Aplikasi 'Pengintai' Pujaan Hati Dari Facebook
LONDON (KotaInter.Net) - Diam-diam mengagumi salah satu teman Facebook anda yang sudah menikah atau memiliki kekasih?
Anda mungkin bisa memanfaatkan aplikasi terbaru Facebook untuk mengetahui apakah pujaan hati anda sudah berganti status menjadi single.
Facebook memiliki aplikasi dari pihak pengembang bagi siapapun yang ingin tahu informasi terbaru dari status hubungan seseorang.
Breakup Notifier adalah aplikasi anyar Facebook yang akan memberi tahu pengguna jika status hubungan salah satu teman mereka berubah. Jika anda gemar 'mengintai' salah satu teman anda, untuk mengetahui status terbaru mereka, aplikasi ini tentu akan sangat berguna.
Untuk menggunakan aplikasi ini pengguna harus membuka situs www.breakupnotifier.com, pengguna hanya perlu log in di Facebook, memilih beberapa teman yang Anda inginkan mendapat informasi terkini dan selanjutnya, pengguna akan memperole email notifikasi.
Aplikasi ini sendiri diluncurkan Minggu lalu dengan tagline, "Anda menyukai seseorang. Mereka terikat dalam hubungan. Jadilah yang pertama untuk mengetahui ketika mereka tidak lagi terikat."
"Saya membuat aplikasi web yang bisa memberitahu anda ketika orang-orang yang anda sukai di Facebook putus," ujar sang kreator aplikasi, Dan Loewenherz.
"Ini sebuah aplikasi biasa untuk menikmati malam Minggu yang menyenangkan," lanjutnya sebagaimana diberitakan Telegraph, Selasa (22/2/2011).
Berdasarkan keterangan Ycombinator, Loewenherz menggunakan Google Appengine, Django dan Facebook Graph API untuk menciptakan aplikasi yang mampu mengecek hubungan pengguna Facebook setiap 10 menit
Untuk menghindari dampak yang tidak diinginkan, Loewenherz juga menyertakan mekanisme pengaman dalam aplikasi tersebut. Salah satunya, dengan memberi peringatan kepada user dengan status menikah, agar tidak menggunakan layanan tersebut.(ar/ok/inl)
Aplikasi 'Pengintai' Pujaan Hati Dari Facebook
LONDON (KotaInter.Net) - Diam-diam mengagumi salah satu teman Facebook anda yang sudah menikah atau memiliki kekasih?
Anda mungkin bisa memanfaatkan aplikasi terbaru Facebook untuk mengetahui apakah pujaan hati anda sudah berganti status menjadi single.
Facebook memiliki aplikasi dari pihak pengembang bagi siapapun yang ingin tahu informasi terbaru dari status hubungan seseorang.
Breakup Notifier adalah aplikasi anyar Facebook yang akan memberi tahu pengguna jika status hubungan salah satu teman mereka berubah. Jika anda gemar 'mengintai' salah satu teman anda, untuk mengetahui status terbaru mereka, aplikasi ini tentu akan sangat berguna.
Untuk menggunakan aplikasi ini pengguna harus membuka situs www.breakupnotifier.com, pengguna hanya perlu log in di Facebook, memilih beberapa teman yang Anda inginkan mendapat informasi terkini dan selanjutnya, pengguna akan memperole email notifikasi.
Aplikasi ini sendiri diluncurkan Minggu lalu dengan tagline, "Anda menyukai seseorang. Mereka terikat dalam hubungan. Jadilah yang pertama untuk mengetahui ketika mereka tidak lagi terikat."
"Saya membuat aplikasi web yang bisa memberitahu anda ketika orang-orang yang anda sukai di Facebook putus," ujar sang kreator aplikasi, Dan Loewenherz.
"Ini sebuah aplikasi biasa untuk menikmati malam Minggu yang menyenangkan," lanjutnya sebagaimana diberitakan Telegraph, Selasa (22/2/2011).
Berdasarkan keterangan Ycombinator, Loewenherz menggunakan Google Appengine, Django dan Facebook Graph API untuk menciptakan aplikasi yang mampu mengecek hubungan pengguna Facebook setiap 10 menit
Untuk menghindari dampak yang tidak diinginkan, Loewenherz juga menyertakan mekanisme pengaman dalam aplikasi tersebut. Salah satunya, dengan memberi peringatan kepada user dengan status menikah, agar tidak menggunakan layanan tersebut.(ar/ok/inl)
LONDON (KotaInter.Net) - Diam-diam mengagumi salah satu teman Facebook anda yang sudah menikah atau memiliki kekasih?
Anda mungkin bisa memanfaatkan aplikasi terbaru Facebook untuk mengetahui apakah pujaan hati anda sudah berganti status menjadi single.
Facebook memiliki aplikasi dari pihak pengembang bagi siapapun yang ingin tahu informasi terbaru dari status hubungan seseorang.
Breakup Notifier adalah aplikasi anyar Facebook yang akan memberi tahu pengguna jika status hubungan salah satu teman mereka berubah. Jika anda gemar 'mengintai' salah satu teman anda, untuk mengetahui status terbaru mereka, aplikasi ini tentu akan sangat berguna.
Untuk menggunakan aplikasi ini pengguna harus membuka situs www.breakupnotifier.com, pengguna hanya perlu log in di Facebook, memilih beberapa teman yang Anda inginkan mendapat informasi terkini dan selanjutnya, pengguna akan memperole email notifikasi.
Aplikasi ini sendiri diluncurkan Minggu lalu dengan tagline, "Anda menyukai seseorang. Mereka terikat dalam hubungan. Jadilah yang pertama untuk mengetahui ketika mereka tidak lagi terikat."
"Saya membuat aplikasi web yang bisa memberitahu anda ketika orang-orang yang anda sukai di Facebook putus," ujar sang kreator aplikasi, Dan Loewenherz.
"Ini sebuah aplikasi biasa untuk menikmati malam Minggu yang menyenangkan," lanjutnya sebagaimana diberitakan Telegraph, Selasa (22/2/2011).
Berdasarkan keterangan Ycombinator, Loewenherz menggunakan Google Appengine, Django dan Facebook Graph API untuk menciptakan aplikasi yang mampu mengecek hubungan pengguna Facebook setiap 10 menit
Untuk menghindari dampak yang tidak diinginkan, Loewenherz juga menyertakan mekanisme pengaman dalam aplikasi tersebut. Salah satunya, dengan memberi peringatan kepada user dengan status menikah, agar tidak menggunakan layanan tersebut.(ar/ok/inl) www.suaramedia.com
Langganan:
Postingan (Atom)







